2 Penyaring Kompos
Sebuah konsep baru untuk penyaringan kompos diperkenalkan untuk suatu desain non-kerucut dan mampu membersihkan sendiri dengan material konstruksi yang lebih baik yang meningkatkan umur operasional dan kapasitas, sementara kebutuhan akan pemeliharaan dapat dikurangi.
3 Sistem Pengaliran Udara (Oksigen)
Mengurangi tekanan balik yang berarti mengurangi biaya operasional sangat penting untuk mempertahankan operasi berbiaya rendah. Menurut penelitian yang telah dilakukan, pipa pengaliran udara yang berbengkok-bengkok dengan pipa-pipa kecil pada belokannya (seperti yang digunakan untuk mengairi wet land ), menghasilkan tekanan balik yang paling rendah (sekitar 200 Pa). Pendekatan yang baru ini memungkinkan penggunaan blower axial yang jika dibandingkan dengan blower sentrifugal yang biasa digunakan, lebih murah dalam investasi dan biaya operasionalnya.
4 Pneumatic Conveyor
Sebuah pneumatic conveyor yang digunakan di salah satu pertanian di Swiss diimpor sebagai model untuk perakitan lokal. Pneumatic conveyor seperti itu menjadikan penanganan bahan organik pada kisaran lebih dari 6.000 m 3 jauh lebih efisien. Pneumatic conveyor lebih murah dalam investasi dan biaya operasional dibandingkan front loaders dan menghasilkan table kompos yang tidak terlalu padat, sehingga akan mengurangi tekanan balik.
5 Flow Meter
Mengatur aliran udara sangat penting dalam pengomposan dengan aerasi paksa. Dengan bantuan mitra dari luar negeri, proyek mengembangkan flow meter untuk kisaran aliran udara yang luas dan dapat dirakit sendiri serta dikalibrasi secara lokal hanya menghabiskan 5% dari biaya yang harus dikeluarkan jika peralatan tersebut diimpor.
6 Riset dan Pengembangan
Kerjasama dengan Swiss Institute of Technology di Zurich serta dengan fasilitas pengomposan Swiss skala besar secara signifikan telah meningkatkan kualitas serta hasil Riset dan Pengembangan, kerjasama ini telah berlangsung sejak tahun 2004. Kerjasama dilakukan melalui kunjungan satu sama lain serta penelitian yang pernah dilakukan salah satu mahasiswa dari Swiss di pusat penelitian Fasilitas Temesi dalam rangka mengerjakan tugas akhir gelas masternya.
7 Dukungan Analitikal
Swiss Institute of Technology juga menganalisa polutan beracun seperti dioksin, PCB, PAH, dan logam berat di dalam bahan baku dan produk akhir untuk memastikan kompos aman. Jumlah dioksin, PCB, dan PAH yang ditemukan di dalam sampah organik di Gianyar sebagian besar hanya mencapai 10% dari rata-rata jumlah di Swiss. Namun, jumlah logam berat yang ditemukan berada di atas rata-rata jumlah di Swiss. Semua hasil analisa berada di bawah jumlah maksimum dari standar Swiss yang ketat.
8 Cross Semination
Pengunjung proyek dari negara-negara lain seperti Menteri Lingkungan dan Duta Besar bertemu dengan Pemerintah lokal, yang mengarah pada kerjasama dalam bidang pendidikan lingkungan dan isu-isu lainnya seperti kerajinan tangan dan pertukaran budaya. |